
Elleven.ID – Team Sebelas Maximal dengan rider andalannya Wawan Wahyudin menempati posisi ke 3 di kelas Man Master B dengan kategori umur 40-49 tahun seri pertama event Kejuaraan sepeda gunung Indonesia Induro 2018 di Sukawana Bike Park, Lembang, Jawa Barat, Sabtu-Minggu (27-28/1/2018).
Ada sekitar 611 peserta yang mengikuti race pembuka dari seri kejuaraan putaran pertama INDURO 2018 yang diadakan di Trek 11 Sukawana Bike Park, Lembang, Jawa Barat pada tanggal 27-28 Januari 2018.
Ada Lima Series yang akan digelar Indonesia Enduro 2018, antara lain; Pertama, Induro Sukawana di lembang Jawa Barat akan digelar 27-28 January 2018, Kedua, Induro Yogyakarta tanggal 12-13 Mei 2018, Ketiga, Induro Malino di Sulawesi Utara tanggal 15-16 September 2018, Keempat, Induro kalipuro di Jawa Timur tanggal 15-16 September 2018 dan yang Kelima, Induro Mataram di Nusa Tenggara Barat.
Pada putaran pertama INDURO 2018 ini rider Team Sebelas Maximal dengan Wawan Wahyudin menempati posisi ke 3 di kelas Man Master B. Wawan mengaku track 11 Sukawana Bike Park, Lembang ini cukup menantang dan bervariasi dengan track tanah dan akar yang cukup memacu adrenalin.
“Trek 11 Sukawana Bike Park, Lembang cukup menantang dan bervariasi dengan track tanah dan akar tanaman teh cukup memacu adrenalin, dan kesulitan makin bertambah dengan cuaca hujan seperti tadi”, ungkap Wawan di Sukawana Bike Park, Lembang (28/1).
“Namun, dengan track yang sulit dan menantang, Alhamdulilah kami mendapat posisi ke tiga di kelas Man Master B dengan kategori umur 40-49 tahun”, lanjut Wawan.
Sementara, Danny Suwarno dari Team Sebelas Maximal yang juga selaku Owner Elleven Outdoor bersyukur dengan raihan raidernya yang menempati posisi tiga di di kelas Man Master B.
“Kami mengucapkan syukur, Alhamdulilah raider kami bisa menempati posisi ketiga, semoga di seri berikutnya kita bisa meningkat”, kata Danny Suwarno di tempat acara yang di dampingi Ajat Suganda dari Tromax Rock N Roll Gear.
Sementara, pendiri sekaligus ketua panitia Indonesia Enduro 2018, Ibnu Rusdian, mengatakan musim balapan tahun ini akan lebih menantang dari sisi trek dan lebih kompetitif dibanding seri-seri sebelumnya pada tahun lalu.
“Beberapa trek balapan telah dimodifikasi untuk menambah tingkat kesulitan bagi para pebalap. Akan ada banyak rintangan baru dari sisi lintasan yang tidak ditemui sebelumnya. Balapan tahun ini dijamin akan lebih menguji adrenalindan keterampilan dari para pebalap”, ujar Ibnu Rusdian, dalam rilis yang kami diterima.
Menurutnya, antusiasme peserta di tahun ini sepertinya akan mengalami peningkatan terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 611pebalap saat seri pertama digelar di Sukawana Bike Park ini. Selain diikuti oleh pebalap-pebalap nasional, kompetisi balapa sepeda Induro juga telah menarik perhatian para penggila sepeda gunung dari mancanegara seperti dari Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, Selandia Baru, Prancis, Amerika, Inggris, dan Australia, yang turun di gelaran Induro tahun lalu.
Terdapat delapan kelas atau ketegori dalam setiap balapan Indonesia Enduro yaitu Men’s Elite, Men’s Open, Women’s Elite, Women’s Open, Men’s Junior, Master A, Master B, dan Master C.
Pebalap yang berhasil memperoleh poin tertinggi di tiap–tiap kategori kecuali Men’s Junior, Master A, Master Bdan Master C akan dikirim oleh Indonesia Enduro untuk berlaga di ajang Enduro World Series. Tahun ini Induro akan mengirim empat pebalap yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak di semua ajang tahun lalu untuk bersaing dengan pebalap-pebalap top dunia di Nepal pada April 2018.
Pengumpul poin terbanyak pada musim ini akan diberangkatkan untuk berlomba di kejuaraan dunia di Spanyol tahun depan. Indonesia Enduro juga memberikan kesempatan kepada pebalap-pebalap pemula dan amatir serta penghobi sepeda gunung untuk menguji keterampilan mereka di lintasan balapan. (*)
Eleven emang Joss…